Anjing Pelacak K-9 Berjaga di Jembatan Suramadu  

Anjing Pelacak K-9 Berjaga di Jembatan Suramadu  
Razia polisi di akses jalan menuju Suramadu. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar razia di jalan akses Suramadu menuju Surabaya pascaledakan bom di tiga gereja. 

Upaya ini ditujukan untuk mempersempit gerak para pelaku teroris setelah ledakan.

Razia puluhan petugas bersenjata dan unit K-9, atau anjing pelacak ini difokuskan pada senjata tajam, senjata api, bahan peledak atau bom, serta narkotika.

"Para petugas razia ini menghentikan puluhan roda dua hingga empat, yang diduga mencurigakan. Para pengedara roda empat dihentikan dan para penumpang dan kendaraan digeledah," kata Kompol Sugeng, Kabagops Polres Pelabuhan Tanjung Perak.  

Bahkan unit K-9 atau anjing pelacak juga diturunkan untuk mengendus keberadaan senjata api, bahan peledak dan narkotika yang diduga berada di dalam kendaraan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bom meledak di tiga gereja di Surabaya, diantaranya Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Jalan Ngagel Madya, GKI di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pentakosta pusat di Jalan Arjuna, pada Minggu pagi.(end/jpnn)

 


Polisi merazia puluhan kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di Jembatan Suramadu.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News