Anomali Cuaca Bawa Asap Kebakaran ke Singapura

Anomali Cuaca Bawa Asap Kebakaran ke Singapura
Anomali Cuaca Bawa Asap Kebakaran ke Singapura
JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera, terutama di Riau, tidak hanya menjadi bencana bagi warga setempat. Asap akibat kebakaran itu juga telah membuat negara tetangga, Singapura dan Malaysia ikut menanggung akibatnya.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan bahwa faktor alam menjadi penyebab sebaran asap akibat kebakaran di Riau sampai ke negara tetangga. Menurutnya, anomali cuaca berupa Siklon Tropis Bebinca, menyebabkan terjadinya perubahan arah angin yang biasanya dari timur ke barat, menjadi dari barat ke timur dan berputar ke utara. Kebetulan secara geografis posisi Singapura berada di Utara Riau.

"Yang menyebabkan asap sampai ke Singapura adalah faktor alam. Dengan siklon (Bebinca) ini asap hasil Karhutla di Riau akan menuju timur dan berbelok arah utara," kata Sutopo dalam konferensi pers di kantor BNPB Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (21/6).

Berdasarkan analisis sebaran asap yang diperoleh BNPB dari BMKG, terlihat jelas bahwa arah angin akibat siklon tropis Bebinca membawa asap dari Riau menuju timur dan berbelok ke utara. Kondisi serupa diprediksi masih akan berlangsung hingga 28 Juni nanti.

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera, terutama di Riau, tidak hanya menjadi bencana bagi warga setempat. Asap akibat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News