JPNN.com

Apa Target Jonatan Christie di Indonesia Open 2019?

Sabtu, 13 Juli 2019 – 14:05 WIB Apa Target Jonatan Christie di Indonesia Open 2019? - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Jonatan Christie menjadi salah satu tulang punggung tuan rumah di nomor tunggal putra Blibli Indonesia Open 2019. Setelah menjadi juara di New Zealand Open dan Australian Open tahun ini, Jojo, panggilannya, diharapkan bersinar di kandang sendiri 16-21 Juli nanti.

"Persiapan saya untuk turnamen ini (Indonesia Open) kurang lebih sama dengan yang lain. Latihan teknik dan fisik. Bedanya kali ini ada waktu yang agak panjang untuk persiapan dan kemarin tim tunggal putra sempat refreshing ke Bali," kata Jojo seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

Jojo mengaku sudah memasang target di Indonesia Open 2019.

"Semua pemain yang ikut pasti harapannya mau juara, tetapi kan harus realistis juga. Kalau dari peringkat saya yang ada di Top 8, paling tidak masuk perempat final dulu. Lawan-lawan saya di babak pertama dan kedua itu enggak gampang," katanya.

BACA JUGA: 2 Misi Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto di Indonesia Open 2019

"Saya lebih fokus untuk bisa menikmati permainan saya, enjoy, enggak mikirin harus masuk ke babak ini itu, kalau kalah berarti gagal, itu bisa jadi bumerang buat saya," imbuh pemilik medali emas Asian Games 2018 itu.

Pebulu tangkis kelahiran Jakarta 15 September 1997 ini juga menyadari dia belum matang dalam mengontrol pikiran. "Belum seperti Kevin (Sanjaya Sukamuljo) atau Marcus (Fernaldi Gideon) yang sudah lebih sering juara. Mereka sudah bisa menempatkan pola pikir yang pas. Misalnya pasang target juara, Kevin / Marcus bisa menempatkan pola pikir yang pas, tetapi di pikiran mereka step by step juga, fokus satu-satu ke tiap pertandingan dulu," ujar Jojo.

Di babak pertama Indonesia Open 2019, Jojo akan bertemu pemain Denmark Rasmus Gemke. "Ya, saya pernah ketemu dia di Indonesia Masters kemarin, dan sempat ketinggalan jauh di game pertama tapi bisa membalikkan keadaan. Tipe main dia sama seperti pemain Denmark lainnya, banyak main dengan tempo cepat, jarang reli seperti (Kento) Momota. Mainnya banyak drive, angkat, smash, jadi saya harus waspada di pola mainnya dia," pungkas Jojo. (bi/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...