Aplikasi ini Akan Terintegrasi dengan Angkutan Umum di Jabodetabek

Aplikasi ini Akan Terintegrasi dengan Angkutan Umum di Jabodetabek
Ilustrasi. Foto dok Kemenhub

jpnn.com - JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Sinaga menyatakan pihaknya akan menggunakan aplikasi Moovit yang telah digunakan di 65 negara.

Langkah itu dilakukan untuk mengintegrasikan angkutan umum di Jabodetabek

"Aplikasi ini akan mempermudah pengguna menemukan rute dan jenis angkutan umum yang sesuai," ujar Elly dalam siaran persnya, Minggu (16/10).

Elly menjelaskan selama ini beberapa operator angkutan umum sudah mempunyai aplikasi sendiri-sendiri. Karena itu, Kementerian Perhubungan ingin menyatukan aplikasi tersebut menjadi satu di dalam data kementerian.

Aplikasi tersebut juga memudahkan regulator dan operator karena masyarakat bisa memberikan kritik dan masukan secara langsung melalui aplikasi itu.

Selain itu, BPTJ juga akan melakukan integrasi e-ticketing yang berlaku untuk semua moda transportasi umum seperti KRL, Transjakarta, LRT, MRT.

"Nanti akan ada satu tiket yang berlaku untuk semua moda," tegas Elly.

Saat ini, BPTJ bersama KCJ dan pemerintah daerah sedang memperbaiki akses dari stasiun ke akses jalan moda lainnya. Diharapkan dengan perbaikan jalan akses tersebut, bisa mewujudkan sistem transportasi yang lebih baik.(chi/jpnn)

JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Sinaga menyatakan pihaknya akan menggunakan aplikasi Moovit yang telah digunakan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News