Aprisindo Ingin Kuasai 10 Persen Sepatu Asia

Aprisindo Ingin Kuasai 10 Persen Sepatu Asia
Aprisindo Ingin Kuasai 10 Persen Sepatu Asia
Tidak hanya ke Malaysia, lanjut Eddy, rencananya produk-produk sepatu Indonesia juga diupayakan menembus pasar Thailand dan Filipina. “Selama ini di Thailand dan Filipina itu baru mengenal satu atau dua merek sepatu kita. Kami akan upayakan setidaknya jadi 10 merek sepatu masuk kesana sehingga bisa meningkatkan pasar kita di sana masing-masing menjadi sekitar 3 persen pada 2012,” jelasnya.

Eddy menambahkan industri sepatu nasional saat ini tidak hanya dihadapkan pada persoalan pasar yang menciut di kawasan Eropa, tetapi juga kerap dibuat bingung oleh inkonsistensi kebijakan lintas kementerian. Selain itu, masalah tenaga kerja cekatan yang terlalu terkonsentrasi di sedikit wilayah, seperti Tangerang dan Bandung, juga menjadi kendala untuk melakukan perluasan usaha ke wilayah lain di Tanah Air. “Tahun ini beberapa industri akan mengalihkan pabriknya ke Jawa Tengah,” katanya.

Meski demikian, Eddy menambahkan, Aspirindo optimistis ekspor sepatu Indonesia akan tumbuh 10 persen pada tahun ini dengan omset diperkirakan mencapai USD 3,6 miliar. Jumlah itu meningkat USD 300 juta dari pencapaian tahun lalu yang sekitar USD 3,3 miliar. Sejumlah merk sepatu internasional yang kini membuka pabrik di Indonesia yakni Clark, Timberland, Echo, dan Fortuna. (vit)

JAKARTA - Produsen sepatu nasional berambisi menguasai 10 persen pasar sepatu Asia Tenggara pada tahun ini. Ambisi itu dimulai dengan membuka toko


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News