AQUA Bina Masyarakat Klaten Tingkatkan Perekonomian lewat Bank Sampah

AQUA Bina Masyarakat Klaten Tingkatkan Perekonomian lewat Bank Sampah
Salah satu hasil kerajinan dari bank sampah binaan AQUA Klaten. Foto: dok Danone Indonesia

“Setiap tahunnya, omset bank sampah selalu meningkat sekitar 30-40 persen. Hal itu menunjukkan masyarakat sekitar program mendapatkan keuntungan dari segi ekonomi,” ujarnya.

Untuk mendukung kegiatan bank sampah ini, Pabrik Aqua Klaten memberikan bantuan berupa satu buah sepeda roda tiga, dua mesin jahit, satu tempat pemilahan sampah, dan satu joglo tempat melatih membuat kerajinan dari sampah para tamu yang datang.  

“Kami juga menerima pelatihan untuk sekolah-sekolah, ibu-ibu PKK, anak PAUD hingga mahasiswa yang ingin belajar ke tempat kami,” katanya. 

Hal senada diutarakan Iswadi yang merupakan ketua bank sampah Margo Saras. Dia mengatakan program bank sampah ini mampu memberikan dampak positif kepada masyarakat Polanharjo. 

Iswadi menyebut program ini mampu mengubah pola pikir dan pola hidup masyarakat menjadi lebih bersih dan peduli pada pengolahan limbah dan sampah.

Selain itu, bank sampah Margo Saras juga menjadi program percontohan bagi bank sampah dari desa lain.

"Karena, manajemen dan pengelolaan sampah di sini lebih lengkap, sehingga banyak warga dari desa lain bergabung menjadi nasabah di bank sampah Margo Saras,” ucapnya.

Adapun program pelestarian lingkungan lainnya yang dilakukan oleh CSR Danone Aqua di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah adalah Water Sanitation and Hygiene (WASH). 

Danone Indonesia, melalui AQUA Klaten membina bank sampah di beberapa desa di Klaten sebagai sarana pengembangan masyarakat sekitar kawasan industri

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News