Arah Jaran

Oleh: Dahlan Iskan

Arah Jaran
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - PANEN kates unggahno jaran.

Yen ono....

Pantun itu tidak dilanjutkan oleh yang mengucapkannya: Gus Yahya.

Baca Juga:

KH Yahya Staquf. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Nanti sajalah.... kalian akan tahu sendiri...pokoknya jaran," katanya.

Pantun dengan sampiran 'jaran' (kuda) itu sengaja tidak dilanjutkan, tetapi siapa pun yang suka pantun bisa menebak kata apa yang akan muncul di akhir pantun.

Baca Juga:

Kan, Anda sudah tahu: dari semua capres-cawapres hanya satu yang namanya berakhiran huruf 'a' dan 'n'.

Dari pantun yang terucap sampirannya saja itu, orang bisa menebak ke mana arah PBNU.

Kali ini Gus Yahya pilih naik kuda. Gus Mus menjadi satu barisan dengan tokoh-tokoh nasional yang kini anti-Jokowi: Goenawan Mohamad, Butet Kartaredjasa dkk.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News