Asmirandah, Lebih Cinta Indonesia daripada Belanda

Asmirandah, Lebih Cinta Indonesia daripada Belanda
Asmirandah saat menjadi Duta Homypad di Cilandak Twonsquare, Jakarta, Senin (13/6). FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
MESKI berdarah Belanda, hanya beberapa kata dalam bahasa itu yang dikuasai Asmirandah. Berharap bisa berkomunikasi dengan kerabatnya di Negeri Kincir Angin, putri pasangan M. Farmidji Zantman dan Sani Suliwati itu memutuskan mengikuti les di Erasmus Taalcentrum atau Pusat Bahasa Belanda.

”Sudah dua semester. Keluargaku banyak yang tinggal di Belanda. Sayang kan kalau bahasa Belanda nggak dipakai, karena mereka nggak semua fasih berbahasa Indonesia,” ungkapnya saat ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta Pusat, kemarin.

Pemain film Dalam Mihrab Cinta itu membantah akan melanjutkan pendidikan di negara asal ayahnya tersebut. Menurutnya pendidikan di Indonesia dan Belanda sama baiknya. ”Belum ada rencana berangkat ke sana. Aku masih belajar bahasa Belanda di sini, mau diselesain dulu,” katanya.

Namun dia juga tidak mau menutup kemungkinan. Kelak jika ada kesempatan, boleh jadi dia akan belajar ke sana. ”Kalau aku punya kesempatan untuk menempuh pendidikan di sana, cuma kursus 2-3 bulan saja. Kasihan yang di sini kalau kelamaan. Aku cinta Indonesia,” tuturnya.

MESKI berdarah Belanda, hanya beberapa kata dalam bahasa itu yang dikuasai Asmirandah. Berharap bisa berkomunikasi dengan kerabatnya di Negeri Kincir

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News