ASN Diminta Lebih Bijak Menggunakan Internet, Awas Cyber Bullying

ASN Diminta Lebih Bijak Menggunakan Internet, Awas Cyber Bullying
Kementerian Kominfo menggelar Literasi Digital Sektor Pemerintahan bagi aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Purbalingga. Foto dok. Kemenkominfo

Lebih lanjut, Dyah mengungkap, saat ini penyebaran hoaks di dunia media sosial terus mengalami peningkatan dan dapat mempengaruhi masyarakat. Oleh karena itu dia mengimbau agar ASN Purbalingga bisa berperan memerangi penyebaran hoaks dan konten negatif.

Saat ini Dyah mengharuskan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Purbalingga untuk berinovasi. Hal itu dilakukan agar ASN Purbalingga harus cakap digital dengan memanfaatkan teknologi untuk merilis inovasi.

“ASN Purbalingga harus cakap digital. Berikutnya juga sosialisasi untuk menghasilkan inovasi, tidak hanya pada tingkat kabupaten tapi juga tingkat desa,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto menyampaikan bahwa materi yang diberikan kepada para peserta kegiatan didasarkan pada empat pilar Literasi Digital, yaitu Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Budaya Digital dan Etika Digital.

Selain digital skill dan safety, ASN perlu memahami digital ethic dan digital culture karena berkaitan dengan etika keseharian.

"Sebagai ASN seyogyanya paham dalam menyampaikan tulisan atau selfie di media sosial. Seringkali men-share yang tidak seharusnya seperti unek-unek. Di situ diperlukan kebijakan dalam menuturkan hal-hal tertentu di media sosial,” kata Direktur Bonifasius yang akrab disapa Boni.

Dia juga menyampaikan berbagai teknologi dan inovasi yang bergerak kian cepat merupakan cambuk agar ASN bisa menggunakan dan menguasai teknologi makin detail untuk pembelajaran dan bekerja. (esy/jpnn)

ASN ujung tombak pemerintah karena itu harus bijak menggunakan internet dan waspada cyber bullying


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News