Asniah Cerita tentang Sosok Abdurrahman si Penyerang Mapolsek Daha Selatan

Asniah Cerita tentang Sosok Abdurrahman si Penyerang Mapolsek Daha Selatan
Sebuah mobil patroli polisi hangus terbakar pascapenyerangan di Polsek Daha Selatan, Selasa (2/6/2020). Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/hp.

jpnn.com, HULU SUNGAI SELATAN - Jenazah Abdurrahman (20), pelaku penyerangan Mapolsek Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, telah dimakamkan Jum'at (5/6) siang.

Kepala Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Maslan mengatakan, jenazah dimakamkan di Kuburan Muslimin Dukuh, Desa Panggandingan, Kecamatan Daha Utara.

Proses penguburan dijaga ketat pihak Polres setempat, melibatkan sekitar 15 personel kepolisian.

"Pemakaman berlangsung seperti biasa, yang berbeda hanya dari segi pengamanan, dihadiri pihak keluarga yakni Ibu dan kakak dari Abdurrahman," katanya saat diminta keterangan, Sabtu (6/6).

Ibu kandung almarhum, Asniah mengatakan Abdurrahman merupakan anak pria satu-satunya dari empat bersaudara.

Menurut Asniah, selama ini putranya itu tidak pernah menunjukkan perilaku aneh.

Pihak keluarga tidak mengetahui mengapa Abdurrahman sampai melakukan penyerangan tersebut.

Menurut dia, pada Minggu(31/5), dirinya mengetahui Abdurrahman berencana membawa masuk sepeda motor.

Jenazah Abdurrahman si pelaku penyerangan Mapolsek Daha Selatan, telah dimakamkan Jum'at (5/6) siang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News