Awalnya Dicaci, Akhirnya Diakui dan Dikunjungi Menteri

Omah Ngisor, Rumah Baca di Bawah Kaki Sumbing

Awalnya Dicaci, Akhirnya Diakui dan Dikunjungi Menteri
Marta Adi Putra, pengelola Omah Ngisor saat berada di rumah baca Omah Ngisor. Foto: Putri Yunita for Jawa Pos Radar Kedu

Namun semangat untuk membangun Desa Sambak melalui literasi dan kesenian membuat mereka menebalkan telinga. “Banyak yang menghujat kami, ‘iki ki opo to? Kok malah ngejak cah-cah dolan. (ini itu apa sih? Kok malah ngajak anak-anak main, red),” ujar Marta.

Sebenarnya, telinga pendiri Komunitas Baca Omah Ngisor panas. Tapi Anto dan pemuda lainnya tetap berpikir positif dan terus bekerja untuk mengembangkan Omah Ngisor.

Yang ada dalam pikiran mereka adalah bagaimana membuat masyarakat percaya kegiatan Omah Ngisor positif. Upaya itu pun berbuah.

“Lalu kemudian kami menjaring koneksi dengan rekan-rekan sesama penggiat literasi dan mengadakan pelatihan dan bimbingan dengan mendatangkan orang-orang penting seperti perangkat desa sampai Bupati dan Menteri Pendidikan Nasional untuk mengambil hati masyarakat terhadap Omah Ngisor,” jelasnya.

Langkah itu berhasil dan akhirnya banyak masyarakat mendukung adanya Omah Ngisor. Bahkan, banyak yang berbondong-bondong untuk mendonasikan buku.

Selain itu, lanjut Marta, banyak yang akhirnya mengucurkan bantuan berupa buku-buku dengan status pinjam dari berbagai taman baca di wilayah Magelang-Purworejo.

Kini, banyak anggota masyarakat terutama anak-anak yang mengunjungi Omah Ngisor. Kegiatan di Omah Ngisor di antaranya membaca, bermusik, melukis, bermain wayang kertas, dan berlatih menari.

Sedangkan agenda terkini Omah Ngisor adalah menyiapkan lomba menulis buku sejarah Desa Sambak. Tujuannya untuk mengembangkan minat dan motivasi anak-anak untuk menulis serta mengenal lebih mendalam tanah tempat mereka lahir, bermain, dan berkembang.

Berawal dari keresahan lantaran melihat rendahnya minat baca warga, Muhammad Aprianto memutuskan mendirikan perpustakaan bernama Omah Ngisor.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News