Rabu, 12 Desember 2018 – 20:58 WIB

Bagaimana Bandara Sydney Tangani Pesawat Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Jumat, 05 Oktober 2018 – 14:00 WIB
Bagaimana Bandara Sydney Tangani Pesawat Nyaris Kehabisan Bahan Bakar - JPNN.COM

Jarum jam menunjukkan Pukul 6:00 pagi dalam pesawat United Airlines-839, yang terbang dari Los Angeles ke Sydney. Pesawat ini ternyata menghabiskan bahan bakar lebih dari perkiraan, saat menempuh jarak 12.000 kilometer melintasi Pasifik. Apa yang kemudian terjadi?

Pengukur bahan bakar pada pesawat jenis 787-900 Dreamliner itu menunukkan bahan bakarnya tersisa untuk 40 menit.

180 penumpang saat itu telah terbangun, sebagian tampak mengisi kartu kedatangan. Tak satu pun yang tahu situasi pada hari Kamis pagi (4/10/2018) tersebut.

Tapi hal berbeda terjadi di darat. Menara kontrol Bandara Sydney sebelumnya telah menerima panggilan mayday. Kru pesawat itu yakin dapat mendarat dengan selamat.

Mereka juga menyampaikan bahan bakar masih cukup untuk pendaratan ke teluk di depan Kota Sydney.

Bandara Sydney selalu siap menghadapi kemungkinan terburuk. Rencana daruratnya menyebar keluar batas bandara, hingga ke otoritas jalan raya dan layanan darurat.

Jika situasi darurat terjadi pada jam sibuk, potensi gangguannya terhadap infrastruktur kota sangat tinggi.

Port Botany dan kawasan industri jaraknya sangat dekat. Ratusan ribu penduduk Sydney tinggal di bawah jalur penerbangan bandara.

Bandara Sydney lebih dekat ke CBD dibandingkan bandara lainnya di Australia. Pilihan untuk menutup jalan untuk pendaratan darurat bukanlah hal mudah.

Southern Cross Drive - jalan utama ke kota - melintasi bagian bandara, sehingga kekacauan lalu-lintas pasti terjadi selama berjam-jam.

Detail mengenai rencana darurat bandara ketika itu tidak diumumkan.

Namun ada sejumlah petunjuk dari pihak-pihak terkait serta versi awal yang disampaikan ke publik terkait bagaimana mereka mempersiapkan pendaratan UA839.

Panggilan mayday

Menurut pakar kecelakaan udara Dr Geoffrey Dell dari CQ University, setiap pesawat diwajibkan mengeluarkan panggilan mayday jika persediaan bahan bakarnya di bawah 30 menit.

Namun hari itu, situasi "tanggap darurat penuh" diaktifkan di darat saat bahan bakar pesawat UA839 sisa 40 menit lagi.

Apa yang terjadi bila pesawat mengeluarkan panggilan mayday?

Ini sangat tergantung pada pilot. Kian banyak informasi yang mereka berikan ke darat, akan semakin baik. Jika pesawat alami pembajakan, ada sinyal universal yang akan disampaikan pilot secara rahasia.

Tim di darat menentukan tingkat bahaya. Kian banyak penumpang, semakin tinggi pula tingkatannya.

Rencana darurat versi tahun 1994 mencatat sembilan skenario ancaman, termasuk kecelakaan pesawat, ancaman bom, kebakaran, serangan teroris, bencana alam, dan risiko material berbahaya.

Puluhan instansi memiliki perannya masing-masing.

Langkah pertama adalah membangun basis operasi atau kendali situasi. Mereka akan menutup jalan sehingga kendaraan darurat bisa sampai ke bandara dengan cepat.

Di berbagai bandara, jalan raya terdekat biasanya dijadikan alternatif untuk pendaratan darurat.

Menurut pakar penerbangan Chrystal Zhang dari Universitas Swinburne, jalan raya tersebut dirancang ekstra lebar tanpa pembatas di tengah.

Ben Johnson dari kepolisian bandara mengatakan jika situasinya bukan ancaman bom, polisi akan menjalankan tugas utama mengendalikan lalu lintas.

Pengaturan lalu-lintas ini bisa sangat menentukan situasi hidup dan mati, termasuk jika pesawat harus mendarat di jalan raya.

Letak Bandara Sydney yang dekat arus lalu-lintas kota, juga akan memudahkan tibanya bantuan.

Layanan pemadam kebakaran bandara harus tiba di lokasi darurat dalam tempo tiga menit.

Menurut Inspektur Polisi Ben Johnson, polisi air juga bersiaga di Botany Bay hari itu.

Apa yang terjadi di pesawat?

Sementara itu di dalam pesawat UA839, para kru memutuskan untuk merahasiakan apa yang sedang terjadi. Mereka yakin bahan bakar masih cukup.

Kepanikan penumpang tentu saja memperburuk situasi darurat. Namun menurut Dr Dell, merahasiakan situasi hingga menit terakhir justru akan memancing reaksi lebih buruk.

Sejumlah maskapai memiliki kebijakan apakah akan memberi tahu penumpang atau tidak. Selebihnya, kata Dr Dell, sama sekali tergantung pada keputusan kapten.

Setelah pesawat mendarat, prioritas pertama adalah mengevakuasi penumpang dan karantina tumpahan bahan kimia atau kebakaran minyak.

Botany Bay adalah kawasan industri, sehingga polisi dan layanan darurat sudah dilatih untuk itu.

Penumpang akan diperiksa kesehatannya di area tertentu atau rumah sakit terdekat. Konseling ditawarkan kepada para korban dan kerabatnya.

Kemudian, operasi pemulihan dimulai. Jika ada serpihan, akan diamankan dan dipindahkan.

Selanjutnya, tahap investigasi dimulai, melibatkan Kepolisian, koroner, otoritas penerbangan sipil, operator bandara dan perusahaan asuransi.

Pada Kamis lalu, pesawat UA839 akhirnya mendarat tanpa kesulitan dan penumpang turun seperti biasa. Mereka tampak kelelahan setelah penerbangan panjang.

Adapaun pesawat itu sendiri, tak lama setelah pengisian bahan bakar, langsung berangkat ke San Francisco.

Sudah tiga kali

Inspektur Johnson mengatakan situasi darurat penuh sangat jarang, tapi di Bandara Sydney tahun ini sudah tiga kali terjadi.

Kebanyakan kecelakaan pesawat melibatkan pesawat ringan, bukan pesawat penumpang besar di bandara internasional.

Pada Juni lalu, sebuah pesawat ringan jatuh dan terbakar di jalan raya di Victoria.

Tahun lalu, pesawat lainnya menabrak atap mall di pinggiran Melbourne.

Di Bandara Sydney sendiri kecelakaan terakhir terjadi pada tahun 1980. Saat itu Advance Airlines Penerbangan 4210 alami kerusakan mesin sesaat setelah lepas landas.

Pilot terbang kembali ke bandara tapi menabrak dinding pembatas laut di sekitar landasan. 13 orang tewas.

14 tahun kemudian, penerbangan carteran ke Pulau Norfolk juga mengalami kerusakan mesin setelah lepas landas.

Pesawat itu didaratkan di Botany Bay. 21 penumpang yang terdiri dari siswa dan guru Scots College serta wartawan menyaksikan air masuk melalui jendela pesawat, dan khawatir akan berakhir di dasar laut.

Namun semuanya selamat, termasuk empat orang kru pesawat.

Bandara Sydney mengatakan rencana tanggap darurat mereka diperbarui secara rutin dan diuji setiap tahun. Terakhir, mereka melakukannya pada Agustus tahun ini.

Diterbitkan oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC Australia.

 
SHARES
Komentar