Bagaimana Cara Agar Serapan Bulog Bisa Lebih Baik?

Bagaimana Cara Agar Serapan Bulog Bisa Lebih Baik?
Beras di gudang Bulog. Foto: dokumen JPNN.Com

Dengan demikian, beras yang dibeli penerima bansos dari e-warung merupakan beras dari Bulog dan supplier lainnya.

Artinya, Bulog mengalami pengurangan jatah penyaluran beras dengan adanya BPNT dan tunjangan yang disalurkan secara nontunai untuk ASN.

”Lagi dicari jalannya. Belum dibilang persisnya (solusinya) bagaimana,” lanjut Darmin.

Mantan gubernur Bank Indonesia (BI) itu menambahkan, masalah serupa dialami Bulog bertahun-tahun yang lalu.

Menurut dia, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sempat mengeluhkan bahwa Bulog dulu juga mengalami kesulitan penyerapan beras karena skema bantuan dan tunjangan yang berubah.

Sebelumnya, Direktur Pengadaan Bulog Bachtiar Utomo mengatakan, tunjangan pangan untuk ASN akan kembali disalurkan dalam bentuk pemberian beras.

Hal itu dapat meningkatkan serapan stok beras yang ada di Bulog. Namun, pihaknya masih masuk tahap menghitung berapa kebutuhan beras yang diperlukan untuk ASN tersebut.

Jika peraturan sudah diputuskan, Kementerian Keuangan akan membuat sistem penganggarannya.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah sedang mempertimbangkan berbagai alternatif agar serapan Bulog bisa lebih baik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News