Bagi yang Nekat Mudik, Jangan Harap Bisa Bersembunyi di Toilet dan Ambulans, Semua akan Dirazia

Bagi yang Nekat Mudik, Jangan Harap Bisa Bersembunyi di Toilet dan Ambulans, Semua akan Dirazia
Kadin menilai larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 untuk operator transportasi baik darat, laut dan udara memperburuk nasib pengusaha. Ilustrasi: Mesya Mohammad/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan 31 titik pos penyekatan untuk mengantisipasi warga yang nekat mudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebutkan ada 17 pos cek poin dan 14 titik penyekatan.

"Cek poin berada di dalam aglomerasi di Jabodetabek untuk meningkatkan, melihat kepatuhan terhadap prokes, dan 14 titik itu berada di gerbang keluar aglomerasi Jabodetabek," kata Sambodo kepada wartawan, Senin (26/4).

Kombes Sambodo memastikan pihaknya bakal melakukan pemeriksaan secara ketat terhadap kendaraan pribadi maupun kendaraan penumpang yang mencoba mengangkut pemudik.

"Kami akan melakukan pemeriksaan secara ketat," ujar Sambodo.

Sambodo mengaku memiliki pengalaman melakukan penyekatan pemudik pada tahun sebelumnya. Modus-modus yang dilakukan pemudik seperti itu dianggap bukan hal baru bagi kepolisian.

"Modus-modus operandi dari para pemudik terdahulu, yang naik travel gelap, sepeda motor, di dalam ambulans, sembunyi di bagasi bus, sembunyi di toilet, naik ke bak truk, semuanya akan kami periksa," ucap Sambodo. (cr3/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan 31 titik pos penyekatan untuk mengantisipasi warga yang nekat tetap mudik pada 6-17 Mei 2021 mendatang.


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News