Bahtiar Calon Pj Gubernur DKI Jakarta, Mengapa Namanya Cepat Mencuat?

Bahtiar Calon Pj Gubernur DKI Jakarta, Mengapa Namanya Cepat Mencuat?
Dirjen Polpum Kemendagri Bahtiar saat menjabat sebagai Pj Gubernur Kepri. Bahtiar salah satu calon Pj Gubernur DKI Jakarta yang diusulkan DPRD setempat. Foto: Humas Pemprov Kepri/dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta sudah memutuskan mengusulkan tiga nama calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta.

Tiga calon Pj Gubernur DKI Jakarta yang diusulkan DPRD, yakni Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali.

“Jadi nama yang tersaring untuk diserahkan ke Menteri Dalam Negeri, enggak ada urutan ya ini, pertama Heru Budi Hartono, kedua Marullah Matali, ketiga Bahtiar,” kata Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi saat rapat paripurna, Selasa (13/9).

Masuknya nama Bahtiar dalam daftar calon Pj Gubernur DKI Jakarta yang diusulkan DPRD, bisa dibilang mengejutkan.

Bagaimana tidak, nama birokrat bergelar doktor ilmu pemerintahan itu baru muncul dalam bursa calon Pj Gubernur DKI Jakarta, beberapa hari belakangan ini.

Namun, hari ini, dari 9 fraksi di DPRD DKI Jakarta, enam di antaranya memasukkan nama Bahtiar dalam daftar 3 calon Pj gubernur yang disodorkan dalam rapat paripurna dewan.

Enam fraksi itu yakni PDI Perjuangan, PKS, Partai Demokrat, PAN, Partai NasDem, dan Partai Golkar.

Masuknya nama Bahtiar, yang pernah menjadi Pj Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) itu, membuat nama Juri Ardiantoro terpental.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar menjadi salah satu dari 3 calon Pj Gubernur DKI Jakarta yang diusulkan DPRD.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News