Balita Bermain di Air Selutut, Lalu Menghilang setelah Hujan Datang

Balita Bermain di Air Selutut, Lalu Menghilang setelah Hujan Datang
Tim Rescue Basarnas Pekanbaru dan warga Kelurahan Kampung Baru mencari Mutiara di pintu Dam Meranti, Kamis (1/9). Foto: Dokumentasi Basarnas Pekanbaru.

jpnn.com - Seorang balita bernama Mutiara hilang di pintu air Dam Meranti, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, pada Kamis (1/9) sekitar pukul 14.30 WIB.

Bocah yang baru berusia tiga tahun itu hanyut saat bermain-main air.

Awalnya Mutiara bermain di air yang masih setinggi lutut bocah malang itu. Namun, hujan turun dan air langsung meluap.

“Saat air meluap, korban ikut terbawa arus,” kata Kepala Basarnas Pekanbaru I Nyoman Sidakarya .

Warga yang bertempat tinggal di Kelurahan Kampung Baru pun berupaya mencari Mutiara. Namun, sampai saat ini upaya mereka belum membuahkan hasil.

Basarnas Pekanbaru yang menerima kabar soal hilangnya Mutiara langsung mengerahkan enam orang petugas penyelamat (rescuer) untuk mencari balita malang itu.

“Mari doakan agar operasi ini berjalan lancar. Semoga korban segera ditemukan,” kata Nyoman.(mcr36/jpnn)


Mutiara yang baru berusia tiga tahun sedang bermain-main air di Dam Meranti saat tiba-tiba air meluap setelah hujan.


Redaktur : Antoni
Reporter : Rizki Ganda Marito

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News