Balita Berusia 40 Hari Asal Pamekasan Meninggal Dunia karena Corona

Balita Berusia 40 Hari Asal Pamekasan Meninggal Dunia karena Corona
Ilustrasi sampel virus Corona yang diperlihatkan oleh salah seorang dokter. Foto: Antara

"Tim saat ini masih mengedukasi keluarganya, agar bersedia diisolasi di rumah sakit di Pamekasan," katanya menjelaskan.

Sementara, terkait pasien balita positif COVID-19 yang meninggal dunia itu akan dikebumikan dengan protokol kesehatan.

Berdasarkan data tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Pamekasan, hingga 21 Juni 2020 terdata sebanyak 82 warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif terpapar COVID-19.

Perinciannya, sebanyak 46 orang dalam perawatan, 18 orang sembuh dan sebanyak 18 orang lainnya meninggal dunia.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 91 orang dengan perincian, sebanyak 43 orang dalam pengawasan, 30 orang selesai pengawasan dan sebanyak 18 orang lainnya meninggal dunia.

BACA JUGA: 9 Bangkai Ayam Dikubur dengan Kain Kafan di Makam, Masing-masing Ada Foto Cewek, Oh Ternyata

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga 21 Juni 2020 ini terdata sebanyak 574 orang, dengan perincian sebanyak 492 orang selesai dipantau, dan sebanyak 82 orang kini sedang dalam pemantauan.(antara/jpnn)

Seorang balita yang positif terjangkiti COVID-19 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News