BANDARLAMPUNG: Keluarga Korban Penyerangan Israel Gelar Doa

BANDARLAMPUNG: Keluarga Korban Penyerangan Israel Gelar Doa
BANDARLAMPUNG: Keluarga Korban Penyerangan Israel Gelar Doa
BANDARLAMPUNG -- Nur Ichwan Abadi, satu dari 12 warga negara Indonesia (WNI) di kapal Mavi Marmara yang diserang oleh Israel di tengah laut Mediterania, ternyata tercatat sebagai warga Desa Negararatu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Keluarga aktivis Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C) Indonesia itu tadi malam, mulai pukul 20.30 Wib, menggelar doa bersama untuk keselamatan Nur.

M. Yunus, paman Nur, bercerita bahwa mereka baru saja menggelar doa bersama dengan sanak famili dan para tetangganya untuk keselamatan keponakannya. ’’Kami tahu kemarin malam saat menonton televisi, foto wajah keponakan saya muncul. Sampai saat ini kabar yang kami terima masih simpang siur. Kami tidak tahu kabar terakhirnya bagaimana,’’ tutur Yunus.

Nur Ichwan Abadi adalah anak sulung. Adiknya bernama Yahman dan Maryati. ’’Adik Nur Ichwan bernama Habibi, Hadis, dan terakhir Nurhayati. Nur sejak kecil sampai kuliah tinggal di kampung ini. Dia adalah alumnus Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lampung,” ujarnya dengan didampingi anaknya, Yudi.

Nur Ichwan sudah beristri dan memiliki anak dua orang yang tinggal di Kabupaten Bogor. Semasa tinggal di desa tersebut, perilaku Nur sangat baik dan tidak macam-macam. ’’Kini ayah dan ibu Nur Ichwan berada di Kota Bogor. Habibi dan Hadis juga di sana. Sementara adiknya, Nurhayati, baru lulus di SMA Al-Fatah. Nur itu orangnya sepuluh benar (baca: jujur, Red) dia tidak pernah macam-macam,’’ tandasnya.

BANDARLAMPUNG -- Nur Ichwan Abadi, satu dari 12 warga negara Indonesia (WNI) di kapal Mavi Marmara yang diserang oleh Israel di tengah laut Mediterania,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News