JPNN.com

Banjir di Mana-mana, Waspada Leptospirosis!

Selasa, 30 April 2019 – 04:45 WIB Banjir di Mana-mana, Waspada Leptospirosis! - JPNN.com
  • Kaku dan nyeri otot, terutama di betis dan pinggang
  • Mual dan muntah
  • Mata merah
  • Batuk kering
  • Diare
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Demam hingga 38-40 derajat Celsius
  • Nyeri kepala dan nyeri belakang mata

Perlu diketahui, waktu antara masuknya bakteri ke tubuh hingga menimbulkan gejala berkisar 2 hari hingga 4 minggu. Selain itu, tidak ada penularan dari manusia ke manusia.

Penularan kepada manusia terjadi melalui air kotor yang sudah terkontaminasi urine tikus. Selain itu, leptospiroris dapat menjadi risiko bagi pekerjaan tertentu, misalnya petani, petambang, dokter hewan, peternak, nelayan, dan personel militer. Anda yang suka berenang, olahraga kayak, dan arung jeram di sungai juga mesti hati-hati, apalagi bila air tersebut cukup kotor.

Pencegahan leptospirosis

Pencegahan agar tidak tertular leptospirosis sebenarnya cukup mudah, yaitu menjaga lingkungan dan sanitasi sebersih mungkin. Namun sayang, meski Anda sudah menjaga kebersihan lingkungan, banjir kiriman bisa saja datang. Jadi, hindari berkontak dengan air yang menggenang.

Anda pun mesti lebih sering memperingatkan anak-anak untuk tidak bermain bahkan berenang di air banjir. Sebab, air banjir sangat kontor dan berpotensi menginfeksi mereka. Untuk pengonsumsian air, Anda wajib memasak air minum hingga benar-benar mendidih agar kuman-kuman mati.

Lantas, bagaimana jika Anda sudah telanjur terkena leptospirosis? Menurut dr. Atika, pada kasus yang ringan, leptospirosis dapat sembuh dengan sendirinya.

Yang terpenting, Anda harus meningkatkan daya tahan tubuh dengan cukup istirahat, konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta cukup mengonsumsi cairan. Namun, jika kasus atau komplikasisnya sudah berat, Anda harus segera ke rumah sakit untuk pengobatan lebih lanjut.

Leptospirosis memang bisa mengintai siapa saja saat banjir melanda. Namun, bukan berarti hal itu tak bisa dicegah. Saat Anda telanjur berkontak dengan air yang sudah terkontaminasi, jangan lupa untuk langsung mandi sampai bersih agar bakteri Spirosetayang ditularkan oleh kecing tikus tidak masuk ke dalam tubuh. Sebelum makan, Anda juga harus selalu cuci tangan dengan sabun dan air bersih.(HNS/RVS/klikdokter)

Sumber klikdokter

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...