Banjir di Sultra, 2 Orang Meninggal Dunia

Banjir di Sultra, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir di Sultra, 2 Orang Meninggal Dunia
JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dua orang meninggal dunia akibat banjir yang melanda Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Banjir terjadi di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) karena hujan yang terjadi terus menerus sejak Senin (15/7).

Dua korban yang dinyatakan meninggal  dunia adalah Riswandi (14), warga  Kelurahan Kemaraya, Kendari Barat. Sementara satu korban lagi didentifkasi bernama Buyung (20) yang hanyut terbawa arus di Desa Ambesea, Konsel.

"Hujan yang terjadi terus menerus selama dua hari yang menyebabkan sungai-sungai meluap dan banjir hingga saat ini," kata Sutopo dalam rilisnya yang diterima JPNN, Selasa (16/7).

Sutopo menjelaskan banjir di Kota Kendari terjadi akibat 13 sungai meluap sehingga 10 kecamatan terendam Masing-masing ; Kecamatan Poasia, Abeli, Kambu, Baruga, Uwa Uwa, Kadia, Mandonga, Puuwatu, Kendari Barat, dan Kendari. Hingga sekarang tinggi air mencapai 30 centimeter hingga 2 meter. "Data sementara,  60 rumah rusak, 2 jembatan rusk sedang, 1 jembatan terbawa arus," katanya.

JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dua orang meninggal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News