Banjir Surut, Aktivitas Perekonomian Warga Belum Pulih

Banjir Surut, Aktivitas Perekonomian Warga Belum Pulih
Banjir bandang yang melanda Kamparkiri, Bangkinang di foto dari atas. Foto: Riau Pos / JPNN.com

jpnn.com - BANGKINANG - Banjir bandang yang baru menyapu bersih hasil perkebunan warga di Bangkinang, Kamparkiri, Riau, sudah berlalu. Air sudah surut. Namun, bencana itu meninggalkan rasa sedih mendalam. Sebab aktivitas perekonomian warga belum pulih. 

“Banjir memang sudah berlalu, namun kami tetap waspada. aktivitas ekonomi disini masih belum pulih. Hasil perkebunan warga rusak total,” ungkap Tarmizi yang juga membenarkan banyaknya hasil kebun karet warga yang hanyut tersapu banjir.

Kasi Kedaruratan Muhammad Nasir SE mengatakan bahwa  jumlah rumah warga yang sempat terendam antara lain Desa Padang Sawah sebanyak 42 Kepala Keluarga (KK), Desa Kuntu 467 KK, Teluk Paman 75 KK, Teluk Paman Timur 34 KK.

Kepala Dinas  Sosial Tenaga Kerja (Disosnaker) Kampar Kamaluddin melalui Kasi Bantuan Bencana H Asri  menyampaikan bahwa dari hasil laporan tim di lapangan, diketahui banjir juga melanda daerah Kecamatan Gunung Sahilan.

Pada Sabtu (28/11), air masih menggenangi Desa Sahilan Darussalam sebanyak 85 unit rumah dan Desa Gunung Sahilan sebanyak 95 unit. Debit air naik ke pemukiman warga mencapai satu hingga 1,2 meter.

Disosnaker pada Sabtu sore (28/11) langsung mengirimkan bantuan makanan berupa beras dan makanan kemasan. “Untuk tahap pertama, bantuan yang dikirim yaitu ikan kaleng sebanyak 209 kaleng. (rpg/ray/jpnn)


BANGKINANG - Banjir bandang yang baru menyapu bersih hasil perkebunan warga di Bangkinang, Kamparkiri, Riau, sudah berlalu. Air sudah surut. Namun,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News