Banyak Sarjana Menganggur, Cak Imin Pertanyakan Skenario Mendikbud

Banyak Sarjana Menganggur, Cak Imin Pertanyakan Skenario Mendikbud
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhaimin Iskandar yang juga cawapres bernomor 1 di Pilpres 2024 berkampanye di GOR C-Tra Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/2/2024). Foto: Novrian Arbi/Antara

jpnn.com, BANDUNG - Cawapres bernomor urut 1 di Pilpres 2024 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan masih banyak sarjana yang menganggur.

Pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024 tersebut menyampaikan hal itu dalam orasinya di GOR C-Tra Arena, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/2/2024).

Awalnya, Cak Imin mengatakan rakyat Indonesia dalam kondisi galau karena pengangguran. Cawapres dari Koalisi Perubahan itu menegaskan tidak boleh ada pembiaran atas pengangguran.

"Perubahan itu artinya tidak membiarkan saudara-saudara kita, rakyat kita, terus dalam kegalauan pengangguran, betul?" kata Cak Imin dalam orasinya.

Mantan menteri tenaga kerja dan transmigrasi (menakertrans) itu menuturkan ada sarjana S1 yang baru lulus, tetapi menjadi penganggur.

Cak Imin mengaku mendengar langsung keluhan itu dari para lulusan S1 yang masih menganggur tersebut.

"Ada teman-teman yang baru lulus S1 di berbagai tempat saya bertemu mereka menyampaikan, "Kami capek-capek berkuliah S1, tetapi akhirnya kami harus menjadi pengangguran baru"," ujarnya.

Oleh karena itu, Cak Imin mempertanyakan menteri pendidikan dan kebudayaan atau mendikbud yang disebutnya melakukan pembiaran terhadap pengangguran tersebut. 

Cawapres bernomor urut 1 di Pilpres 2024 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan masih banyak sarjana yang menganggur.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News