Bapak Tewas, Dibantai Sang Anak

Bapak Tewas, Dibantai Sang Anak
Bapak Tewas, Dibantai Sang Anak
BANTARKAWUNG - Nasib tragis dialami Kemad (60) warga RT 02 RW 07 Dukuh Kedung Nanas Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung. Sabtu (15/5), sekitar pukul 09.00 WIB, tubuhnya ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan rumahnya dengan kondisi leher nyaris putus.

Lelaki lanjut usia tersebut tewas setelah dibantai Kapsin (40) anak kandungnya sendiri dengan menggunakan clurit. Diduga aksi sadis ini dilakukan pelaku yang menderita gangguan jiwa.

Diperoleh informasi dari beberapa sumber di sekitar lokasi kejadian, peristiwa yang menggemparkan seluruh warga Desa Cinanas tersebut terjadi saat kondisi lingkungan tempat tinggal dalam kondisi sepi. Karena, mayoritas warga tengah berada di sawah maupun kebun.

Tasro (37) salah seorang kerabat korban yang sempat menanyai pelaku mengatakan, saat kejadian di rumah hanya ada korban bersama pelaku, Sementara Satri (55) istri korban yang juga ibu kandung pelaku tengah beraktifitas di kebun seperti biasanya.

"D irumah hanya ada korban dan pelaku. Korban sendiri saat itu terlihat tengah berbaring di kursi yang ada di ruang tamu. Entah bagaimana awalnya tiba-tiba pelaku menghampiri korban sambil membawa clurit lalu membacokan ke leher korban," ungkapnya.

BANTARKAWUNG - Nasib tragis dialami Kemad (60) warga RT 02 RW 07 Dukuh Kedung Nanas Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung. Sabtu (15/5), sekitar pukul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News