Bareskrim Akan Periksa Fani Secara Mendalam

Bareskrim Akan Periksa Fani Secara Mendalam
Bareskrim Akan Periksa Fani Secara Mendalam
Unit PPA di Bareskrim selama ini juga mempunyai psikolog yang mendampingi korban atau pelapor yang trauma. "Dalam kasus ini penyidiknya juga wanita, untuk menjaga kondisi psikologis yang bersangkutan (Fani, red)," kata mantan Kapolres Pasuruan Jawa Timur itu.

Pasal yang dijeratkan pada Aceng, menurut Boy, adalah terkait perbuatan pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan,  dan dugaan penipuan, yang masing-masing diatur dalam pasal 310, 335, dan 378 KUHP. "Tentu akan  dilakukan dulu penelaahan terkait unsur pidana yang dipersangkakan, dan penyidik dalam taraf mempersiapkan proses administrasi penyelidikan,"katanya.     

Boy menuturkan pula, setelah ini penyidik akan mengawali dengan penyelidikan, pendalaman materi isi laporan, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi dalam rangka pengumpulan alat bukti. "Tentu Fani akan diperiksa lagi, nanti akan dites juga secara kejiwaan apakah ada semacam trauma atau tidak. Itu menentukan penyidikan berikutnya," katanya.    

Aceng Fikri menikahi Fani Oktora, wanita berusia 18 tahun pada 16 Juli lalu, selang empat hari kemudian Fani dicerai melalui sms. Kasus ini mencuat ke publik pekan lalu setelah mediasi keluarga Fani dan Aceng mengalami jalan buntu.(rdl)


JAKARTA---Kasus cerai kilat Bupati Garut  Aceng Fikri tampaknya bakal panjang. Penyidik Bareskrim Polri memastikan akan mengusut kasus ini.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News