Baru Sehari, Eri Cahyadi Dapat Banyak Inspirasi dari Sekolah Partai PDIP

Baru Sehari, Eri Cahyadi Dapat Banyak Inspirasi dari Sekolah Partai PDIP
Eri Cahyadi mengikuti Sekolah Partai PDIP. Foto: source for JPNN

Dia memaparkan, dalam sekolah partai, disajikan berbagai best practices kebijakan prorakyat dan tata kelola pemerintahan modern berbasis digital yang bisa menjadi inspirasi untuk diterapkan dalam pembangunan saat sang calon kepala daerah terpilih dalam Pilkada.

Sehingga terjadi saling berbagi inovasi dan pengetahuan yang produktif dan dinamis.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya yang dikenal sebagai birokrat berprestasi itu menyebut sekolah partai PDIP adalah bagian dari knowledge management (manajemen pengetahuan) khas institusi-institusi modern.

Sekolah partai, kata Eri, adalah proses sistematis untuk mendapatkan pengetahuan yang tepat, yang kemudian ditransmisikan ke seluruh calon kepala daerah, sehingga bisa mendorong kemajuan daerah.

Baru Sehari, Eri Cahyadi Dapat Banyak Inspirasi dari Sekolah Partai PDIP
Eri Cahyadi. Foto: source for JPNN

"Dalam kearifan lokal, ada konsep laku telu yang disampaikan Ki Hajar Dewantara, ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karso, tut wuri handayani. Bagaimana menjadi role model atau tulodo, menumbuhkan kreativitas dan inovasi atau mangun karso, dan menciptakan calon-calon inovator baru, leaders create leaders, tut wuri handayani. Luar biasa sekolah partai ini,” jelas Eri.

"Proses dialektika ini adalah semangat outward looking. Kami menjadi yakin bahwa Surabaya akan tambah ngebut maju dan sejahteranya dengan proses belajar dan pembudayaan inovasi yang tiada henti,” imbuhnya.

Terinspirasi dari sekolah partai ini, ke depan, Eri ingin menginisiasi program sekolah serupa, tetapi untuk kalangan birokrat.

Eri Cahyadi sempat membandingkan Sekolah Partai PDIP dengan salah satu semboyan yang muncul dari Ki Hajar Dewantara.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News