Batam Butuh 8.000 Kantong Darah

Batam Butuh 8.000 Kantong Darah
Batam Butuh 8.000 Kantong Darah
BATAM - Donor darah secara teratur akan menjaga kesehatan jantung dan secara otomatis menurunkan risiko terkena stroke. Aktivitas itu akan membuang darah kotor dalam tubuh. Selain itu, rajin donor juga bisa untuk mendeteksi penyakit serius.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Batam, Heri Supriyadi saat memperingati ulang tahun PMI ke-148, Minggu (8/5). "Tingginya kadar zat besi dalam darah, membuat seseorang sangat rentan terhadap serangan jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol," ujarnya.

Bila terus menumpuk, kata Heri, peluang terkena stroke sangat besar. Cara untuk mencegahnya hanya dengan donor darah secara teratur.

Saat ini kebutuhan darah di Batam mencapai 8.000 kantung tiap tahun. Sedangkan setiap tahun jumlah pendonor hanya 7 ribu saja. "Memang, kita tidak bisa memprediksi berapa banyak kebutuhan darah secara riil di Batam ini. Itu tergantung banyaknya kasus. Namun rata-rata sekitar 8 ribu kebutuhan darah kita," katanya seperti dikutip Batam Pos (JPNN Group).

BATAM - Donor darah secara teratur akan menjaga kesehatan jantung dan secara otomatis menurunkan risiko terkena stroke. Aktivitas itu akan membuang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News