Batik Banyuwangi Siap Menggoda Indonesia Fashion Week

Batik Banyuwangi Siap Menggoda Indonesia Fashion Week
Bupati Banyuwangi, Abdulllah Azwar Anas saat menyapa warga. Foto: source for JPNN.com

"Ibaratnya, kami bersama-sama mengumpulkan tulang-tulang berserakan, dipadukan semuanya menjadi satu tubuh yang kuat untuk membawa Banyuwangi ke depan semakin baik lagi. Pariwisata termasuk di dalamnya ada fesyen menjadi alat yang efektif untuk konsolidasi tersebut," ungkap Anas.

Desainer Irma Lumiga menjelaskan, 71 busana batik bakal ditampilkan dengan balutan tema Sekar Jagad Banyuwangi yang mengangkat berbagai motif khas seperti Gajah Oling dan Paras Gempal.

Puluhan koleksi batik itu disajikan dalam busana kebaya, ready to wear, dan Houte Couture (adi busana). “Semua busana itu dikemas elegan yang bernuansa etnik,” ujar desainer yang telah mengekspor rancangan busananya ke berbagai negara itu.

Irma mengaku puas berkolaborasi dengan perajin lokal. Desain kain yang diimajinasikannya mampu diterjemahkan dengan apik oleh perajin batik lokal. "Saya memang yang mendesain motifnya, tapi semua pengerjaan merupakan hasil para perajin UMKM lokal Banyuwangi. Kami juga berdialog intensif untuk menghasilkan karya batik banyuwangi yang tiada duanya," ujarnya.

Salah satu perajin yang terlibat adalah Erma Firman, pemilik usaha Godho Batik. Irma sangat senang terlibat dalam proses transformasi bersama desainer nasional.

"Saya menyiapkan sesuai permintaan desainer sampai 90 potong kain, masing-masing lebar 2 meter. Memang ribet, tapi saya jadi tahu bagaimana merancang sebuah motif untuk sebuah gaun. Ini pengalaman luar biasa, dan akan semakin mematangkan perajin daerah di masa depan," kata Erma. (adk/jpnn)


Batik Banyuwangi akan meramaikan ajang fesyen bergengsi Indonesia Fashion Week (IFW) 2017. Sebanyak 71 desain busana batik karya perajin lokal Banyuwangi,


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News