Bayi Lahir Saat Rusuh, Mau Diberi Nama 'Konflik'

Bayi Lahir Saat Rusuh, Mau Diberi Nama 'Konflik'
Inilah bayi mungil yang lahir di tengah-tengah konflik itu. (Foto: up Mustari/Radar Tarakan)
Akhirnya Agustinapun sampai di puskesmas Karang Rejo. Oleh pihak Puskesmas Karang Rejo, bayi Isna dirujuk ke Puskesmas Gunung Lingkas, yang peralatannya lebih lengkap. “Dia dijemput tadi malam (Selasa, 28/9) sama petugas puskesmas lalu dibawa ke Gunung Lingkas, tapi saya tidak tahu kapan dia pulang,” katanya.

Soal nama bayi, Isna dan Agustina belum memberikan nama. “Bingung mau kasih nama, masih bingung. Mungkin mau dikasih nama “Konflik”. Tapi kami masih bingung,” ujarnya tertawa. Yang Isna dan Agustina pikirkan saat ini adalah menyelamatkan diri dengan mengungsi di Makodim 0907 Tarakan. “Kami mau mengungsi dulu, nantilah baru pikirkan nama,” tandasnya. (tan)


Melahirkan dalam suasana konflik tentu tidak diinginkan para ibu hamil. Tapi  apa mau dikata, Isna (33 th) harus melahirkan bayi dalam suasana


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News