Bayi Meninggal Seusai Ambulans yang Membawanya Kehabisan Bensin, Gempar, Ini Kronologisnya

Bayi Meninggal Seusai Ambulans yang Membawanya Kehabisan Bensin, Gempar, Ini Kronologisnya
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Rahminingrum menjelaskan kejadian bayi meninggal seusai ambulans yang membawanya kehabisan bensin. Ilustrasi Foto: ANTARA/Harianto

jpnn.com, KENDARI - Beredar kabar di media sosial Facebook seorang bayi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), meninggal dunia seusai ambulans yang membawanya ke Puskesmas kehabisan bensin di perjalanan.

Begini kronologis kejadian berdasar unggahan di Facebook:

1. Ibu korban yang sedang hamil tua melahirkan di Puskesmas Poasia Kendari pada Sabtu (12/3) sekitar pukul 05.00 Wita.

2. Pihak Puskesmas merujuk bayi ke rumah sakit (RS) karena kondisinya memburuk.

3. Ambulans yang membawa bayi kehabisan bensin dalam perjalanan ke rumah sakit membuat penanganan bayi sempat tertunda.

4. Ada pengendara yang memberikan bantuan membawa bayi ke RS tujuan.

5. Tanpa alasan yang jelas, pihak RS disebut mengembalikan bayi ke Puskesmas.

6. Bayi kemudian dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas.

Dinas Kesehatan Kota Kendari memberikan penjelasan mengenai kejadian bayi baru lahir meninggal seusai ambulans yang membawanya dari Puskesmas Poasi ke RSUD Kendari mogok akibat kehabisan bensin.

Seorang bayi yang baru lahir meninggal setelah ambulans yang membawanya mogok karena kehabisan bensin.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News