Bayi Perempuan Dibuang di Depan Masjid, Tali Pusar Masih Menempel, Polisi Langsung Bergerak

Bayi Perempuan Dibuang di Depan Masjid, Tali Pusar Masih Menempel, Polisi Langsung Bergerak
Bayi perempuan yang ditemukan pengurus Masjid Raudatul Jannah Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, saat ditangani bidan setempat. (Foto dok.Polsek Curup)

jpnn.com, REJANG LEBONG - Seorang bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga tergeletak di depan gerbang Masjid Raudatul Jannah di Dusun I Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Minggu (25/7) sekitar pukul 05.45 WIB.

Hal itu diungkap Kapolsek Curup, Inspektur Polisi Satu Samsudin saat dihubungi di Rejang Lebong, Bengkulu, Minggu (25/7).

Saat ini Polsek Curup, Polres Rejang Lebong, Bengkulu, melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan guna mengetahui orang tua bayi ini, dan siapa pelaku pembuangannya," ungkapnya.

Samsudin menjelaskan bayi berjenis kelamin perempuan yang baru dilahirkan itu ditemukan pertama kali oleh pengurus Masjid Raudatul Jannah seusai menjalankan salat subuh.

Saat ditemukan bayi ini terbungkus kain motif kotak-kotak warna cokelat.

Dia menjelaskan kronologi penemuan bayi ini bermula saat pengurus Masjid Raudatul Jannah yang bernama Toni (51) akan pulang dari masjid setelah melaksanakan salat subuh.

Temuan itu kemudian diberitahukannya kepada istrinya, Risma Helmi.

Seorang bayi berjenis kelamin perempuan dibuang di depan masjid. Saat ditemukan warga, tali pusar bayi itu masih menempel. Polisi bergerak mencari orang tua bayi, maupun siapa pelaku yang membuangnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News