Bea Cukai Asistensi UMKM di Berbagai Daerah untuk Tingkatkan Ekspor

Bea Cukai Asistensi UMKM di Berbagai Daerah untuk Tingkatkan Ekspor
Bea Cukai melihat produksi madu hutan di Pangkal Pinang. Foto: Humas Bea Cukai

"Selain melihat proses produksi, Bea Cukai Pangkalpinang berdialog dengan perwakilan UMKM madu soal rencana ekspor yang meliputi pencarian sumber bahan baku dan komoditas serta kerja sama dengan pihak terkait," ujar Firman.

Bukan hanya di level kantor pelayanan, kantor wilayah pun mengasistensi UMKM.

Misalnya, yang dilakukan Kanwil Bea Cukai Jawa Barat dengan mendampingi penerima fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor untuk industri kecil dan menengah (KITE IKM).

"Kanwil Bea Cukai Jawa Barat mendampingi PT Tjiwulan Putra Mandiri yang mengikuti Festival UMi pada 17 Desember 2021 yang diselenggarakan Kementerian Keuangan melalui Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP)," ungkap Firman.

Dalam acara itu, lanjut Firman, IKM yang memproduksi busana muslim asal Tasikmalaya tersebut berkesempatan berdialog dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan mengungkapkan usaha produksinya semakin maju semenjak menggunakan fasilitas KITE IKM.

"Fasilitas fiskal telah memberikan perusahaan pembebasan bea masuk dan tidak dipungutnya PPN dan PPnBM serta kemudahan prosedural. Fasilitas yang telah diberikan ini dapat membantu cashflow perusahaan sehingga bisa dialokasikan untuk pos lain," katanya.

Dia meyakini, kesuksesan PT Tjiwulan juga menjadi keberhasilan Bea Cukai Tasikmalaya yang mendorong memanfaatkan fasilitas KITE IKM serta memberikan pendampingan dan asistensi.

"KITE IKM telah berkontribusi meningkatkan ekonomi Indonesia dari meningkatnya rasio ekspor dan investasi hingga bertambahnya penyerapan tenaga kerja,'' tandas Firman. (mrk/jpnn)

Bea Cukai mengasistensi beberapa pelaku UMKM di berbagai daerah untuk bisa meningkatkan rasio ekspor


Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News