Bea Cukai Lakukan Asistensi Ekspor di Parepare dan Tanjungpandan, Ini Tujuannya

Bea Cukai Lakukan Asistensi Ekspor di Parepare dan Tanjungpandan, Ini Tujuannya
Bea Cukai Tanjungpandan melakukan kunjungan ke Pulau Seliu untuk menggali potensi ekonomi masyarakat dan UMKM olahan perikanan dan kelautan, pada Rabu (26/7). Foto: Dokumentasi Humas Bea Cukai

jpnn.com, BANGKA BELITUNG - Bea Cukai turut mendukung kinerja ekspor melalui asistensi kepada para pelaku usaha di daerah.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan menjaga kinerja ekonomi Indonesia tetap pada tren positif.

Terbaru, asistensi ekspor dilaksanakan di wilayah pengawasan Bea Cukai Parepare dan Bea Cukai Tanjungpandan.

Encep menyampaikan Bea Cukai Parepare mengawasi dan melayani 12 kota/kabupaten yang tersebar di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Salah satu bentuk pengawasan dan pelayanan yang dilakukan oleh Bea Cukai Parepare adalah eksportasi palm kernel shell atau cangkang sawit, yaitu biomassa dari limbah industri minyak kelapa sawit yang diperdagangkan di pasar internasional.

Perusahaan di bawah asistensi Bea Cukai Parepare yang berhasil melakukan ekspor palm kernel shell, antara lain CV Anugrah Abadi dengan jumlah ekspor 10.500 metrik ton (MT), dan CV Jambi Semesta Biomassa dengan jumlah ekspor 10.509,117 MT.

Bea Cukai Parepare juga melakukan pengawasan dan pelayanan terhadap eksportasi semen klinker, yaitu bahan baku pembuatan semen.

Perusahaan yang berhasil melakukan ekspor semen klinker, yaitu PT Indocement Tunggal Prakarsa dengan jumlah produk mencapai 27.000 MT.

Bea Cukai secara rutin melakukan asistensi ekspor kepada pelaku usaha di daerah, antara lain di Parepare dan Tanjungpandan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News