Bea Cukai Lepas Ekspor Udang dan Rumput Laut dari Ambon dan Gresik, Ini Tujuannya

Bea Cukai Lepas Ekspor Udang dan Rumput Laut dari Ambon dan Gresik, Ini Tujuannya
Bea Cukai Gresik melaksanakan pelepasan ekspor rumput laut kering yang akan diberangkatkan menuju China, Rabu (7/12). Foto: Dokumentasi Humas Bea Cukai

jpnn.com, AMBON - Bea Cukai terus berupaya meningkatkan nilai ekspor Indonesia yang menurun di November 2022 menjadi USD 24,1 juta dari bulan sebelumnya mencapai USD 24,7 juta.

Salah satu wujud upaya tersebut ditunjukkan dengan pelepasan ekspor dua komoditas, yaitu udang dan rumput laut di Ambon dan Gresik.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Hatta Wardhana mengatakan Bea Cukai Ambon melakukan pengawasan dan pelayanan atas ekspor udang milik PT Wahana Lestari Investama (WLI) pada Senin (12/12).

Sebelumnya PT WLI telah rutin mengekspor udang ke China. Namun ekspor kali ini, perusahaan mengarahkan tujuan ekspornya ke Singapura dan Malaysia.

"Selama kurang lebih empat hari tim Bea Cukai Ambon melakukan pengawasan dan pelayanan ekspor PT WLI di Opin, Seram Bagian Utara. Tujuan ekspor kedua negara ini merupakan tujuan baru bagi PT WLI," kata Hatta Wardhana.

PT WLI mengekspor satu kontainer udang ukuran empat puluh feet dengan berat bersih sembilan belas ton ke tiap-tiap negara.

Dalam ekspor kali ini, kapal berangkat dari Opin menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk diekspor angkut lanjut menggunakan kapal internasional tujuan ke Malaysia dan Singapura.

Hatta menyebutkan dari dua kegiatan ekspor tersebut, perusahaan menyumbang devisa ekspor sebesar USD 162.360.

Bea Cukai terus berupaya meningkatkan nilai ekspor Indonesia dengan menggarap potensi yang ada di daerah, seperti Ambon dan Gresik

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News