JPNN.com

Begini Cara Menteri Pariwisata Kejar Target Dobel

Sabtu, 07 November 2015 – 12:44 WIB Begini Cara Menteri Pariwisata Kejar Target Dobel - JPNN.com
Arief Yahya. Foto: JPNN

NEW YORK -  Menteri Pariwisata Arief Yahya tak mau setengah hati membangun fundamental brand Wonderful Indonesia. Arief pun menggandeng Ogilvy & Mather Worldwide.

Itu adalah perusahaan multinasional yang sudah memiliki kantor cabang di lebih dari 60 kota di dunia. Ogilvy & Mather Worldwide sudah expert di bidang creative communications dan public relations serta berpengalaman menghandle brand building perusahaan-perusahaan kelas dunia.

Pada 4 November 2015 lalu, Arief memimpin rombongan Kemenpar berdiskusi yang paling mendasar dengan perusahaan yang berpusat di New York itu.  Padahal, Arief sebenarnya juga memiliki kemampuan oke di bidang marketing, finance dan teknologi digital.

Namun, mntan orang nomor satu di PT Telkom Indonesia dan pengalaman sepuluh tahun menjabat Komisaris Utama Telkomsel tak mau berpuas diri. Dia tak mau salah langkah, dan keliru menentukan pijakan yang paling dasar dalam mendesain konstruksi brand nasional itu.

“Melalui konsultan Ogilvy ini, kami ingin brand Wonderful Indonesia menanjak cepat, lalu berdampak signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” ujar Arief.

“Target kami double, dari 9,4 juta 2014, menuju ke 20 juta 2019. Dari peringkat keempat dalam penyumbang devisa negara sebesar USD 10 Miliar, menjadi lebih dari USD 20 Miliar, dan mengalahkan dominasi Oil and Gas (minyak dan gas alam), Coal (batu bara), Crude Palm Oil (CPO, minyak kelapa sawit,” imbuh Arief.

Arief menambahkan, brand sangat penting untuk semua produk. Selain memiliki nilai, brand juga sangat menentukan posisitioning untuk menggaet segmentasi pasar.

“Karena itu, kami terus mencari format yang paling ideal, paling sempurna, paling pas, untuk menancapkan bendera brand Wonderful Indonesia itu. Penajaman brand itu diharapkan menjadi magnet penggerak pariwisata nasional. Kami harus sadar, ilmu pengetahuan dan scientific itu cepat berkembang. Kita harus outworld looking. Melihat dan belajar dari sukses orang lain. Tahap sekarang, Ogilvi

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ragil