Begini Kalimat Menko Polhukam Hadi Merespons Lonjakan Suara PSI

Begini Kalimat Menko Polhukam Hadi Merespons Lonjakan Suara PSI
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/2/2024). Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menanggapi fenomena lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagaimana terpantau Sirekap KPU.

Menko Hadi meminta masyarakat menunggu hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dengan lonjakan suara PSI tersebut.

"Kita lihat nanti hasil dari KPU saja, ya," kata Hadi saat mengunjungi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Selasa 95/3).

Hadi pun enggan menanggapi adanya dugaan kecurangan penggelembungan suara PSI, lantaran jumlahnya melonjak secara tiba-tiba.

"Nah, itu kan, harus dibuktikan. Masih asumsi," lanjut mantan Panglima TNI itu.

Sebelumnya, anggota KPU RI Idham Holik menegaskan tidak ada penggelembungan terhadap jumlah suara PSI.

"Tidak ada terjadi penggelembungan suara," ujar Idham di Jakarta, Senin (4/3).

Idham menjelaskan bahwa yang tidak akurat justru optical character recognition (OCR) atau teknologi yang mengekstrak teks dari gambar dalam membaca foto Formulir Model C1-Plano atau catatan hasil penghitungan suara Pemilu 2024.

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menanggapi fenomena lonjakan suara PSI sebagaimana terpantau Sirekap KPU yang dinilai janggal.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News