Begini Kondisi 10 Korban Kekejaman KKB di Kiwirok, Oh, Suster Gabriela

Begini Kondisi 10 Korban Kekejaman KKB di Kiwirok, Oh, Suster Gabriela
KKB pimpinan Lamek Tablo melakukan pembakaran sejumlah fasilitas umum di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9). Foto: ANTARA/HO-pihak ketiga

jpnn.com, PEGUNUNGAN BINTANG - Kodam XVII/Cenderawasih mengevakuasi sepuluh orang dari Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua ke Makodam Cenderawasih, Jumat (17/9).

Sepuluh orang yang dievakuasi terdiri dari sembilan tenaga kesehatan (nakes) dan satu anggota Satgas Pamtas Yonif 403 dievakuasi menggunakan helikopter milik TNI AU di lapangan Frans Kaisepo.

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan terdiri dari satu orang dokter, tiga orang perawat dan lima mantri kesehatan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Marthen Indey.

Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi menyampaikan, kondisi para nakes yang dievakuasi mengalami luka akibat penyiksaan dan penganiayaan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB).

"Untuk jenazah Suster Gabriella dievakuasi dari jurang, kemudian diterbangkan ke Jayapura," kata Kasdam.

Dia mengecam kejadian yang terjadi di Kiwirok yang membuat gugur satu nakes, KKB sudah melampaui batas-batas kemanusiaan mereka.

"Petugas kesehatan adalah pahlawan kemanusiaan yang mengabdikan dirinya untuk bertugas di daerah terpencil melayani masyarakat yang sakit di daerah Kiwirok, tetapi kenapa mereka justru yang menjadi korban," katanya.

"Tindakan ini sangat keji, kami mengutuknya. Saya bilang ini tindakan pengecut, menyakiti wanita-wanita mulia yang tidak berdosa," ujar Kasdam.

Brigjen TNI Bambang Trisnohadi mengatakan aksi KKB sudah melampaui batas-batas kemanusiaan mereka.