Begini Kronologis Transaksi Nikita Mirzani dengan Pria Inisial D

Osner menjelaskan Ferry sejak Desember 2014 hingga November 2015 sudah berhenti bekerja seperti ini. Namun, karena sudah banyak hutang dan menganggur jadi Ferry tak menolak adanya tawaran. Kebetulan, Ferry juga punya sahabat yang berprofesi arti. "Dan (Ferry) bisa menghubungi artis, akhirnya dilakukan," ujarnya.
Dia tak menampik kliennya itu bisa dijerat pidana. Namun, kata dia, harusnya Nikita dan Puty juga dipidana dengan jeratan pasal 55 KUHP. "Harusnya. Kalau dia korban di pasal 296 KUHP mereka tidak korban. Kalau mengacu ke Undang-undang nomor 21 tahun 2007 pasal 2, mereka itu turut serta," paparnya.
Sejauh ini, kata dia, penyidik tetap bersikukuh bahwa Nikita dan Puty tetap sebagai korban. Tapi, ia tak putus asa dan tetap berupayab agar Nikita dan Puty juga dipidana. "Tidak apa-apa, kami kejar NM dan PR dan A," ujarnya. (boy/jpnn)
JAKARTA -- Pengacara muncikari Onet dan Ferry, yakni Osner Jhonson Sianipar mengatakan, kliennya tidak pernah menjual Nikita Mirzani maupun Puty
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Begini Kondisi Pak Tarno Seusai Dirumorkan Mengemis di Kota Tua
- Semarak Ronakultura Menjelang Indonesia Fashion Week 2025
- Hamil Anak Kedua, Istri Onadio Leonardo Ungkap Perbedaan yang Dirasakan
- Ternyata Di Sini, Lokasi Penangkapan Jonathan Frizzy
- Jonathan Frizzy Jadi Tersangka Vape Isi Obat Keras, Polisi: Dia Sudah Ditangkap
- Jonathan Frizzy Jadi Tersangka Kasus Vape Mengandung Obat Keras