Begini Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia, Simak!

Begini Perbedaan Perubahan Fisika dan Kimia, Simak!
Ilustrasi zat kimia. Foto: Envato Elements

Pengertian Perubahan Kimia
Perubahan kimia merupakan kebalikan dari perubahan fisika. Perubahan ini menghasilkan produk baru sebagai hasil dari reaksi.

Misalnya, ketika kita membakar selembar kertas atau kayu, kayu tersebut akan berubah menjadi abu. Akibatnya, komposisi bahan berubah dan menghasilkan pembentukan produk baru.

Jadi, perubahan kimia mengubah karakteristik suatu zat selama proses berlangsung. Sebab, atom dan molekul komponen mulai menata ulang untuk menghasilkan produk baru.

Selanjutnya, modifikasi ini tidak mudah dibalik. Sebaliknya, mereka tidak dapat diubah. Akibatnya, itu adalah modifikasi permanen yang memengaruhi titik leleh, rasa, warna, dan sifat lain.

Macam-Macam Perubahan Fisika
Perubahan fisika adalah transformasi yang tidak mengubah komposisi kimia materi. Modifikasi ini tidak mengubah sifat zat awal, atom tetap utuh. Materi hanya berubah bentuk atau keadaan. Transformasi umumnya reversibel.

Berikut 4 tanda perubahan fisik:
1. Perubahan warna yang dapat diprediksi (penggunaan roda warna).
2. Perubahan bentuk (balon meledak).
3. Perubahan fase (gas, cair, dan padat).
4. Pemisahan campuran dengan salah satu metode pemisahan campuran.

Macam-Macam Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan komposisi kimia materi. Modifikasi ini menghasilkan zat yang sifatnya berbeda dengan zat awal (telah terbentuk produk baru).

Perubahan kimia ditunjukkan setidaknya satu dari empat tanda berikut:
1. Perubahan warna yang tidak terduga sesuai dengan lingkaran kromatik.
2. Pelepasan gas (misalnya, buih).
3. Pelepasan energi (misalnya, panas, gerakan, dan cahaya).
4. Pembentukan endapan (padatan baru yang tidak larut, misalnya, susu kental).

Kita bisa mengetahui perbedaan perubahan fisika dan kimia melalui pengertian, jenis, dan contohnya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News