Bela Proyek IKN dari Kritikan Anies, Jubir Menteri BUMN Beber Jasa Kalimantan

Bela Proyek IKN dari Kritikan Anies, Jubir Menteri BUMN Beber Jasa Kalimantan
Arya Sinulingga. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga merespons kritik tajam dari kubu Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN) soal proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

Bukan hanya Tim Nasional AMIN di Pilpres 2024 yang begitu getol mengkritisi IKN, bahkan Anies menganggap proyek andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu akan memunculkan ketimpangan baru.

Menurut Arya, kini sudah waktunya bandul pembangunan dipindah ke Kalimantan. Dia beralasan eksploitasi sumber daya alam (SDA) Kalimantan telah membawa kontribusi besar bagi pembangunan Indonesia.

“Biar kacamata pembangunan sekarang pindah ke Kalimantan,” kata Arya, Jumat (1/12/2023).

Arya mencontohkan kontribusi batu bara dari Kalimantan Timur saja mencapai Rp 100 triliun. Dia meyakini kontribusi berbagai SDA dari seluruh Kalimantan tentu bernilai jauh lebih besar.

Oleh karena itu Arya menganggap dana Rp 466 triliun untuk proyek IKN belum sebanding dengan kontribusi Kalimantan selama ini.

“Kalau cuma Rp 600 triliun (untuk pembangunan ibu kota baru), itu kecil dibanding kontribusi Kalimantan,” ujarnya.

Staf Khusus III Menteri BUMN itu menambahkan hingga kini pembangunan masih terpusat di Jawa. Akibatnya, Pulau Jawa menjadi tujuan anak-anak muda produktif.

Jubir Kementerian BUMN Arya Sinulingga menjawab kritikan Anies Baswedan soal proyek IKN.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News