Benarkah Uang Kertas Bisa Menularkan Virus Corona?

Benarkah Uang Kertas Bisa Menularkan Virus Corona?
Seorang pekerja menggunakan jas hujan plastik dengan masker wajah dan kacamata pelindung saat menyortir uang kertas yuan Tiongkok di sebuah bank, di tengah merebaknya wabah virus corona. Foto: ANTARA/cnsphoto via REUTERS

jpnn.com, JAKARTA - Penyebaran virus corona baru atau Covid-19 memunculkan kekhawatiran mengenai kemungkinan transmisi, salah satunya melalui uang kertas yang beredar. Namun, benarkan uang kertas bisa menyebarkan Covid-19? 

Sebelumnya, organisasi kesehatan dunia (WHO) mengingatkan untuk menghindari penggunaan uang kertas selama wabah virus corona untuk mencegah penularan dari virus tersebut.

Sebaliknya, WHO menyarankan untuk beralih ke pembayaran tanpa kontak jika memungkinkan dan, jika menggunakan uang kertas tidak bisa dihindari, segera cuci tangan Anda setelah menyentuhnya.

Saran itu muncul setelah Tiongkok dan Korea mulai mendisinfeksi dan mengisolasi uang kertas bekas sebagai bagian dari rencana mereka untuk menghentikan penyebaran coronavirus.

Namun, saat ini tidak ada rencana bagi Bank Inggris untuk melakukan hal yang sama. Ketika ditanya apakah menggunakan uang kertas bisa menyebarkan coronavirus, juru bicara WHO mengatakan bahwa hal itu bisa saja terjadi.

"Kita tahu bahwa uang sering berpindah tangan dan bisa mengambil semua jenis bakteri dan virus dan hal-hal seperti itu," kata jubir WHO, seperti dilansir laman Independent, Minggu (8/3).

"Kami akan menyarankan orang untuk mencuci tangan setelah memegang uang kertas, dan menghindari menyentuh wajah mereka," jelas jubir WHO tersebut.

Jika memungkinkan, sebaiknya menggunakan pembayaran tanpa kontak. Sementara itu, juru bicara Bank of England mengatakan bahwa bakteri pada uang kertas tidak berbeda dengan "permukaan lainnya".

WHO mengimbau agar masyarakat untuk menghindari penggunaan uang kertas selama wabah virus corona.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News