Bentley Ogah Buru-Buru Siapkan Mobil Listrik

Bentley Ogah Buru-Buru Siapkan Mobil Listrik
Ilustrasi bagian bonnet Bentley edisi 100 tahun. Foto: Bentley

jpnn.com - Memasuki era mobil listrik tidak lantas membuat pabrikan mobil mewah asal Inggris, Bentley, buru-buru mempersiapkan kendaraan bertenaga listrik dari lini produknya.

Dalam sebuah wawancara dengan Autocar, bos Bentley, Adrian Hallmark mengatakan, Bentley masih dalam tahap studi untuk masuk ke elektrifikasi dari lini produknya, setidaknya itu sampai 2025 mendatang.

BACA JUGA: Di Usia 100 Tahun, Bentley Makin Gencar Siapkan Mobil Listrik Masa Depan

“Saya tegaskan, saya memang tak sabar untuk membangun kendaraan Bentley bertenaga listrik. Sebagai produsen mobil ternama kita harus selalu berada di depan dan jelas bahwa permintaan absolut dari pelanggan lebih utama – termasuk kelompok pelanggan baru yang menginginkannya, tak sekadar memenuhi tuntutan tetapi karena diinginkan oleh mereka,” tegas Hallmark.

“Tetapi masalahnya, apakah kami dapat membangun mobil yang sesuai dengan kaidah sesuai dengan kemampuan. Teka-teki bagaimana kepadatan baterai listrik, mendapatkan kontrol modul baterai seefisien mungkin dan menciptakan gambaran yang sesuai, hambatan gulit serta parameter lain seefisien mungkin,” sambungnya lagi.

Hallmark menyoroti data survei pelanggan bahwa pemilik Bentley atau calon pembeli lebih cenderung memiliki EV daripada merek super mewah lainnya, ditambah data mendalam lainnya dari konsep yang menunjukkan keinginannya akan meningkat 30% jika itu adalah EV murni.

Sampai saat ini, pihaknya masih memastikan dan mempertimbangkan berbagai hal untuk masuk ke elektrifikasi.

“Meskipun begitu, Bentley memiliki kemampuan membangun mobil performa tinggi dan kemampuan jangakuan lebih tinggi dari yang diharapkan pelanggan kami.” (mg8/jpnn)


Memasuki era mobil listrik tidak lantas membuat pabrikan mobil mewah asal Inggris, Bentley, buru-buru mempersiapkan kendaraan bertenaga listrik dari lini produknya.


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News