Berbagai Merek Alat Kesehatan Beredar di Kala Pandemi, SNI Penting Dilakukan

Berbagai Merek Alat Kesehatan Beredar di Kala Pandemi, SNI Penting Dilakukan
Alat kesehatan dari Tiongkok tiba di Indonesia. Foto: Humas bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi oase di tengah banyaknya jenis dan merek produk serta alat kesehatan, yang beredar di masyarakat.

Sertifikasi ini agar masyarakat terhindari dari risiko-risiko yang tidak diinginkan dari penggunaan produk-produk kesehatan.

Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan, dan Halal Badan Standardisasi Nasional (BSN) Wahyu Purbowasito menyebutkan standar yang diatur oleh lembaganya merupakan standar minimum yang merujuk pada kualitas suatu produk atau alat.

Ketentuan ini berdasarkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2014 Tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian.

Tujuan SNI adalah memberikan perlindungan terhadap konsumen, selain untuk menjamin perdagangan yang adil dan meningkatkan daya saing.

“Sebenarnya ini (standar) juga masuk ke dalam Undang Undang Perlindungan Konsumen yang menyebutkan standar tapi didefinisikan selama ini bukan SNI serta tidak ada cantolannya. Kami sebenarnya ingin mengisi kekosongan itu,” kata Wahyu.

Selama masa pandemi ini, BSN pun fokus untuk mengembangkan SNI bagi sejumlah produk dan alat kesehatan terkait seperti alat pelindung diri (APD), masker, serta hand sanitizer.

Wahyu menyebutkan ada banyak alat dan produk kesehatan yang tersedia di pasaran dengan fungsi yang secara kasat mata terlihat hampir sama.

Selama masa pandemi ini, BSN pun fokus untuk mengembangkan SNI bagi sejumlah produk dan alat kesehatan terkait seperti alat pelindung diri (APD), masker, serta hand sanitizer.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News