Berbuat Nekat Malam-Malam, 2 Pelajar Tepergok Warga

Berbuat Nekat Malam-Malam, 2 Pelajar Tepergok Warga
Kedua pelajar berinisial FR, 17, dan MN, 18, warga Desa Risa, Kecamatan Woha, Bima, diamuk massa setelah berniat membobol kios di depan Kantor BPN Bima. (Humas Polri)

jpnn.com, BIMA - FR dan MN, warga Desa Risa, Kecamatan Woha, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) nyaris tewas diamuk massa.

Keduanya tepergok membobol sebuah kios di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bima di Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Rabu (2/2) malam lalu pukul 22.00 WITA.

Kedua anak baru gede (ABG) 17 dan 18 tahun itu masih berstatus pelajar.

Langkah polisi mengevakuasi kedua pelaku dari amukan massa berlangsung cukup dramatis.

“Kanit SPKT Aiptu Ikhwan dan anggota hanya berhasil mengevakuasi FR. Pasalnya, warga menolak menyerahkan pelaku lainnya," ujar Kasi Humas Polres Bima Iptu Adib Widayaka dilansir dari laman web Humas Polri, dilansir dari bali.jpnn.com.

Setelah itu, personel Polsek Woha kembali berupaya mengamankan satu orang pelaku berinisial MN yang masih diamankan di salah satu rumah warga Desa Penapali.

Karena situasi belum memungkinkan untuk dilakukan evakuasi, sehingga ditunda sementara waktu.

Pukul 23.00 WITA personel Polsek Woha dan 1 Peleton Dalmas Polres Bima kembali melakukan upaya evakuasi terhadap terduga pelaku MN.

FR dan MN yang masih berstatus pelajar tepergok warga di sebuah kios. Proses evakuasi keduanya berlangsung dramatis.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News