Berita Duka: Dokter Syukriati Meninggal Dunia, Wali Kota Merasa Sangat Kehilangan

Berita Duka: Dokter Syukriati Meninggal Dunia, Wali Kota Merasa Sangat Kehilangan
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud saat melepas mendiang dr Syukriati di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Rabu (4/8). Foto: Antara

jpnn.com, BALIKPAPAN - Dokter ahli anestesi atau pembiusan RS Balikpapan Baru, dr Syukriati (55) meninggal dunia di RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (4/8).

Sang dokter mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan covid-19.

“Saya menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu pejuang kesehatan terbaik Kota Balikpapan. Semoga almarhumah meninggal dalam keadaan husnul khatimah dan amalnya diterima Allah SWT,” kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang memimpin pelepasan jenazah mendiang di halaman parkir RSKD Balikpapan, Rabu sore.

Almarhumah juga dikenal sebagai istri dari Gamal Rustamadji, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan 2009-2014. Sehari-hari almarhumah bekerja di RS Balikpapan Baru dan Klinik Utama Asih.

Dalam acara singkat pelepasan mendiang itu, suasana haru melingkupi lapangan parkir yang teduh di sisi barat gedung RSKD itu. Keluarga almarhum, jajaran tenaga kesehatan RSKD dan RS Balikpapan Baru, juga masyarakat yang kebetulan ikut menyaksikan.

Seperti semua yang meninggal dunia sebab covid-19 di Balikpapan, dr Syukriati dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Km 15 Karang Joang.

“Kepergian beliau merupakan kehilangan besar, tetapi hendaknya dapat dimaknai sebagai motivasi bagi kita bersama-sama berupaya mengatasi wabah covid-19 ini,” kata Wali Kota lagi.

Direktur RSKD dr Eddy Iskandar menjelaskan, dr Syukriati sempat menjalani perawatan di ruang ICU dan ruang perawatan biasa dalam masa 10 hari di RSKD.

Dokter Syukriati mengembuskan napas terakhir hari ini setelah berjuang melawan covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News