JPNN.com

Berita Duka, Gede Rai Meninggal Dunia

Senin, 20 Mei 2019 – 20:59 WIB Berita Duka, Gede Rai Meninggal Dunia - JPNN.com

jpnn.com, KLUNGKUNG - Warga Dusun Peninjauan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Minggu (19/5) malam dibuat gempar. Pasalnya, Anak Agung Gede Rai Kariyawan alias Ode, 22, meninggal dunia setelah sebelumnya pemuda itu digigit anjing.

Ode yang diduga positif rabies itu dinyatakan meninggal dunia di IGD RSUD Klungkung. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, Senin (20/5), dari keterangan orang tua korban, hingga Ode meninggal dunia berawal dari korban mengeluh sesak napas pada Sabtu (18/5). Ode mengalami sesak napas hingga akhirnya dilarikan di RSUD Klungkung.

BACA JUGA: Berita Duka, Gede Artana Meninggal Dunia

Gejalanya mulai muncul malam tanggal 18 Mei sekitar pukul 21.00 Wita. Pihak rumah sakit menyebut tidak apa-apa, jadi akhirnya pulang pukul 00.30,” ucap ibu korban, Anom Putriasih dan suaminya, Anak Agung Gede Ngurah Yasa saat ditemui di rumah duka.

Selanjutnya, pada Minggu pagi (19/5) sekitar pukul 10.00 WIta, Ode kembali mengalami sesak napas, dan sulit menelan air sehingga akhirnya kembali lagi dibawa ke RSUD Klungkung.

Lantaran tidak mendapat kejelasan penyakit yang diderita, Ode pun meminta pulang.

Setelah pulang dari RSUD Klungkung, Ode tidak hanya mengalami sesak napas dan sulit menelan air, Ode mulai takut dengan hembusan angin.

“Kalau ada angin, langsung meronta,” ungkapnya.

Setelah sempat meronta dan muntah-muntah sehingga tangan dan kakinya terpaksa diikat, Ode dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.00. Rencananya, jenazah Ode akan diupacarai mekinsan digeni pada Rabu (22/5).

Sementara itu, sepupu Ode, Anak Agung Oka menambahkan, Ode digigit anak anjing liar yang diduga terinfeksi virus rabies itu di kawasan objek wisata Kali Unda tiga bulan yang lalu.
Pada saat itu, Ode dan teman-temannya sedang bersantai. Saat sedang asik berbincang-bincang, pria yang masih lajang itu pun kemudian melihat ada anak anjing.

Lantaran sangat suka dengan anjing, Ode mengambilnya. “Waktu diambil itulah digigit sama anjing itu. Tangannya sampai luka. Teman-temannya sudah menyuruh agar segera suntik VAR, tapi Ode tidak mau karena lukanya kecil. Sebelumnya juga ada yang digigit di bagian kaki. Saya tidak tahu apakah orang itu sudah di VAR apa belum,” jelasnya.(JPG/rb/ayu/pra/mus/JPR/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...