Berita Duka, Seorang Penambang Meninggal Usai Diamputasi

Berita Duka, Seorang Penambang Meninggal Usai Diamputasi
Orang meninggal. ILUSTRASI. FOTO: Pixabay.com

Soal berapa banyak korban yang masih tertimbun di PETI Bakan, katanya, belum bisa dipastikan, karena keterangan dari korban yang selamat ada yang mengatakan jumlahnya 50 hingga 80 orang.

“Tapi kami bersama tim, prediksi bahwa ada 60-an korban yang masih tertimbun di PETI Bakan,” pungkasnya.

Asisten II Perekonomian Pembangunan dan Kesra Bolmong Ir Yudha Rantung menambahkan, lokasi tersebut adalah daerahnya PT J Resource Bolaang Mongondow (JRBM).

“Itu lokasi yang sekarang, yang di Bakan, itu daerah penyangganya lokakarya dan itu izinnya JRBM dan kontrak karya, tidak boleh diotak-atik oleh masyarakat. Itu masuk di JRBM. Tapi dia (JRBM) tidak mau otak atik di situ,” ujarnya.

“JRBM tahu bahwa lokasi tambang itu ada emasnya, tapi mereka tidak kelola karena dikajian lingkungan, itu tidak boleh diotak-atik oleh JRBM, sehingga tidak kelola. Karena pemerintah melarang itu. Tapi masyarakat masuk, kan JRBM tidak bisa berbuat apa-apa. Kan dia tidak mau bermasalah dengan masyarakat,” tandasnya.(tr-06/cw-01/)


Evakuasi korban ambruknya pertambangan emas tanpa izin (PETI) Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Provinsi Sulawesi Utara masih berlanjut.


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News