Berita Duka, Vito dan Bayu Meninggal Dunia di Kolam Berlumpur
jpnn.com, JAMBI - Tim Basarnas Provinsi Jambi akhirnya bisa menemukan dua pelajar dari salah satu SMP di Kota Jambi yang tewas tenggelam saat sedang bermain air dan berenang di kolam resapan penampungan di Bandara Sulthan Thaha.
Kedua korban yang tenggelam itu bernama Vito (14) dan Bayu (14). Keduanya pelajar SMPN 15 Kota Jambi.
"Setelah beberapa jam dilakukan pencarian di kolam buatan itu, akhirnya tim SAR berhasil menemukan dan mengangkat jasad kedua korban dari dalam kolam tersebut, dan kemudian jenazahnya dibawa ke rumah sakit untuk divisum serta kasusnya ditangani pihak kepolisian," kata anggota Basarnas Jambi, Dio Putra Chaniago, di Jambi, Sabtu.
Saksi-saksi kejadian itu sebanyak sembilan orang remaja yang merupakan teman bermain korban saat berenang di kolam tersebut.
Peristiwa itu berawal saat korban bermain dan berenang di kolam tersebut sekitar pukul 15.05 WIB. Namun, mendadak, dua remaja tenggelam ke dasar kolam yang berlumpur tersebut.
Kedua korban ditemukan dan dibantu dievakuasi oleh Tim Basarnas Provinsi Jambi dalam kondisi telah meninggal dunia.
Kedua korban meninggal dunia selanjutnya telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Jambi untuk menjalani visum. Perkara ini ditangani Polsek Jambi Selatan. (antara/jpnn)
Vita dan Bayu meninggal dunia di kolam renang saat bermain bersama sejumlah rekan.
Redaktur & Reporter : Natalia
- Korban Meninggal Dunia Seusai Gempa NTT 53 Orang, Kami Turut Berduka
- Remaja 14 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Musi Saat Menolong Temannya
- Gempa 7,7 Magnitudo Guncang NTT, BNPB Ungkap 47 Orang Meninggal Dunia
- Lebih 5.000 Warga Korban Gempa NTT Bertahan di Pengungsian
- Berita Duka, 47 Warga Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT
- Gempa Flores Hari Ini, Jumlah Korban Meninggal Dunia Bertambah
JPNN.com




