Senin, 27 Mei 2019 – 06:08 WIB

Berkendara di Genangan Air, Hindari Lakukan Ini!

Senin, 03 Desember 2018 – 16:56 WIB
Berkendara di Genangan Air, Hindari Lakukan Ini! - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Intensitas hujan di banyak kawasan Indoensia mulai tinggi. Di Ibu Kota Jakarta sendiri, hujan lebat sangat berpotensi membuat genangan air. Bagi pengguna kendaraan, bagaimana menyikapi siklus rutin ini?

Genangan air di jalan tidak saja bisa merugikan pengendara tapi juga lingkungan sekitar. Jangan meremehkan genangan air yang dilewati mobil.

Mengenai hal tersebut, pihak PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia mencoba berbagi mengenai jurus jitu saat menerabas genangan air.

Dimulai dari karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Beda dengan SUV yang memang desain mobilnya memiliki ground clearance tinggi.

Kendati demikian, sebaiknya jika ada genangan air yang cukup tinggi lebih baik mencari jalan lain. Namun jika tidak ada jalan lain, maka Anda harus memastikan filter udara tidak kemasukan air yang diakibatkan oleh gelombang atau riak air

Kalau sampai filter udara terendam itu bisa menyebabkan terjadi water hammer. Water hammer itu kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan tentunya bisa merusak mesin.

Selain itu, pastikan melaju dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan pada transmisi otomatis saat menerabas banjir. Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air.

Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil mogok, maka jangan pernah untuk mencoba menyalakan mesin mobil lagi. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar