Jumat, 24 November 2017 – 20:08 WIB

Bertemu Jokowi, PM Abe Puji Iklim Investasi Indonesia

Senin, 13 November 2017 – 02:05 WIB
Bertemu Jokowi, PM Abe Puji Iklim Investasi Indonesia - JPNN.COM

jpnn.com, MANILA - Tahun depan Indonesia dan Jepang akan merayakan 60 tahun hubungan diplomatik. Menjelang perayaan itu, kedua negara sepakat untuk melakukan kegiatan bersama.

“Hal ini akan menjadi kado yang monumental bagi 60 tahun hubungan kedua negara,” ucap Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Shinzo Abe saat keduanya bertemu di Hotel Diamond, Manila, Filipina pada Minggu (12/11).

Jokowi -sapaan Joko Widodo- menginginkan adanya perkembangan yang signifikan kerja sama di bidang infrastruktur dalam perayaan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Untuk kerja sama investasi, mantan gubernur DKI Jakarta itu mengapresiasi peningkatan investasi Jepang di Tanah Air. “Hampir mencapai 90 persen pada 2016,” katanya.

Jokowi pun menegaskan bahwa investasi di Indonesia sudah jauh membaik. Index “ease of doing business” Indonesia misalnya, telah melompat dari peringkat 114 pada tahun 2015 menjadi peringkat 72 di tahun 2017.

Indonesia juga telah mendapat “investment grade” dari tiga lembaga pemeringkat internasional. “Dengan situasi yang semakin baik ini saya berharap investasi Jepang pada 2017 akan dapat melampaui angka investasi tahun lalu,” ucap suami Iriana.

Sementara itu, PM Abe memuji kepemimpinan Presiden Ketujuh RI yang telah berhasil memperbaiki iklim investasi.

“Terima kasih atas kepemimpinan Presiden Jokowi, iklim investasi di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” ucap Abe.

Sebelum pertemuan bilateral tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan kepada jurnalis dalam pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan PM Abe juga telah meluncurkan logo 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang.

“Tahun depan merupakan hal yang sangat penting bagi Indonesia dan Jepang karena kita akan merayakan 60 tahun hubungan diplomatik,” ucap Retno.(fat/jpnn)

SHARES
TAGS   investasi Jepang
loading...
loading...
Komentar