Bertemu PGRI, Bamsoet Dorong Capres Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Bertemu PGRI, Bamsoet Dorong Capres Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Wakil Ketua MPR RI Bamsoet dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI hari ke-6 dalam Kunjungannya ke Dapil-7 bersama Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banjarnegara, Selasa (23/1/24). Foto: MPR RI

Sehingga bisa terus menjadi lokomotif dalam memajukan kehidupan pendidikan di Indonesia.

Termasuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengelola dan mengawasi anggaran pendidikan yang terdapat dalam APBN.

"Sesuai amanat konstitusi, anggaran pendidikan dalam APBN sudah dialokasikan sebesar 20 persen. Dalam APBN 2024, jumlahnya mencapai sekitar Rp 660,8 triliun. Namun langkah tersebut tidak serta merta dapat mendongkrak kualitas pendidikan di tanah air," jelas Bamsoet.

Dosen pascasarjana Universitas Pertahanan RI (UNHAN) itu menerangkan, tokoh pendidikan nasional, Ki Hadjar Dewantara, telah mewariskan buah pikiran yang selalu dapat dijadikan rujukan dalam konsep pendidikan dan kepemimpinan nasional.

Semboyan ing ngarso sung tulodo (di depan memberi teladan/contoh), ing madyo mbangun karso (di tengah memberikan motivasi/semangat), dan tut wuri handayani (di belakang memberikan dorongan), menggambarkan pentingnya peran guru sebagai teladan, motivator, dan sekaligus generator.

"Saya meyakini jika setiap guru menerapkan prinsip pendidikan sebagaimana diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara tersebut, maka pendidikan nasional akan melahirkan sumberdaya-sumberdaya manusia yang tidak sekedar memiliki keunggulan kognitif dan daya saing," pungkas Bamsoet. (jpnn)


Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan capres apabila memenangkan Pilpres, harus dalam meningkatkan kesejahteraan guru.


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News